Halaman Depan Museum Sejarah Jakarta - Kompas

Museum Sejarah Jakarta / Museum Fatahillah: Dari Balai Kota sampai Tempat Wisata

Halaman Depan Museum Sejarah Jakarta - Kompas

Siapa sih yang belum pernah dengan Museum Sejarah Jakarta? Museum yang dulunya dikenal dengan nama Museum Fatahillah ini senantiasa ramai. Tentu saja, letaknya yang berada di Jl. Taman Fatahillah No. 1, Kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat, ini bikin museumnya mudah dijangkau. Kalau naik kendaraan umum, kamu bisa naik Transjakarta atau KRL. Kalau naik kendaraan pribadi, ada lokasi parkir juga di Jln. Cengkeh, tidak jauh dari Kawasan Kota Tua. Museum ini buka Selasa-Minggu 09.00-15.00 (Sumber: Museum Indonesia).

Bangunan ini berfungsi sebagai Balai Kota pada awal pendudukan Belanda. Jadi memang bangunannya aja udah mewakilkan sejarah Jakarta. Begitu pula isinya, koleksi dan alur cerita di museum ini juga fokus pada sejarah kota Jakarta.

Bangunan yang Merangkum Sejarah Kota

Taman-Museum-Sejarah-Jakarta-detikTravel
Taman Museum Fatahillah. Sumber: detikTravel

Bangunan yang populer dengan nama Museum Fatahillah ini punya riwayat panjang mengenai ibukota. Awalnya berfungsi sebagai Balai Kota (Stadhuis) pada tahun 1710. Setelahnya, bangunan ini berfungsi jadi Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat (1925-1942), kantor pengumpulan logistik Dai Nippon (1942-1945), markas Komando Militer Kota/Kodim 0503 Jakarta Barat (1952-1968). Setelahnya, bangunan ini menjadi kewenangan Pemda DKI. Tentu saja, Gubernur Ali Sadikin meresmikannya sebagai Museum Sejarah Jakarta.

Mebel di Museum Fatahillah
Koleksi Mebel

Isi museum ini macam-macam dan lintas zaman. Mulai dari alat batu zaman prasejarah (tentu saja, ada jejak prasejarah di Jakarta!), sampai lukisan seniman pasca kemerdekaan. Banyak sekali, ada lukisan-lukisan Gubernur Jendral,koleksi persenjataan, set mebel antik peninggalan abad 17-19, sejumlah keramik, gerabah dan prasasti. Jakarta adalah kota yang multikultural, jadi wajar kalau isi museum ini sangat beragam. (Sumber: Indonesia Kaya)

Favorit Masyarakat

Keramaian Museum Fatahillah - Kompas

Museum ini adalah salah satu museum paling ramai di Jakarta. Ada banyak faktor, mulai dari akses yang mudah, tiket yang murah, dan letaknya yang berada di kawasan wisata. Aksesnya mudah karena museum ini dapat dicapai dengan jalan kaki dari Stasiun Jakarta Kota atau Halte Kota. Lahan parkir kendaraan pribadi juga tidak jauh. Tiket museum hanya seharga 5.000 rupiah. Letaknya yang berada di Kawasan Wisata Kota Tua juga menjadikan pengunjung kawasan ini potensial menjadi pengunjung Museum Sejarah Jakarta. 

Hati-hati dengan Ramai

Ramai Museum Fatahillah

Meski banyak hal yang bisa didapat, museum ini juga punya beberapa poin yang membuat pengunjungnya tidak nyaman. Yaitu keramaian!

Karena mudahnya akses, murahnya tiket, dan lokasi yang strategis, museum ini nyaris selalu ramai di akhir pekan. Bahkan, terkadang pengunjung harus waiting list saking ramainya. Museum punya kuota maksimal soal pengunjung yang diperbolehkan masuk. Agar kunjungan kamu bisa tetap nyaman tanpa perlu beramai-ramai, Muzer sarankan agar kamu mengatur jam kedatangan. Kalau memungkinkan, kamu bisa datang di hari kerja. Kalau tidak bisa, kamu bisa datang di akhir pekan pada awal jam buka, pagi pukul 8. Selain museum masih sepi, Kawasan Kota Tua juga belum terlalu panas. Oya, kalau kamu datang dengan rombongan besar, sebaiknya kamu menghubungi pihak museum sebelum kedatangan. 

Baca juga: Cerita Museum Lainnya

Nah, itu sedikit tentang Museum Sejarah Jakarta. Kamu bisa main ke sana ditemani Muzer loh. Nanti Muzer buatkan program yang asyik biar jalan-jalanmu di Museum Sejarah Jakarta ini jadi seru abis!

Sumber gambar: berbagai sumber

2 thoughts on “Museum Sejarah Jakarta / Museum Fatahillah: Dari Balai Kota sampai Tempat Wisata”

Leave a Comment